Dosen Itera Petakan Banjir Rob dan Jalur Evakuasi Bersama Warga Pasir Sakti

TEKNIK GEOMATIKA ITERA — Tim dosen Program Studi Teknik Geomatika Institut Teknologi Sumatera (ITERA) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) melalui pemetaan partisipatif sebaran banjir rob dan penyusunan alternatif jalur evakuasi di Desa Pasir Sakti, Kabupaten Lampung Timur, pada Sabtu, 10 Oktober 2026. Kegiatan bertajuk “Pemetaan Partisipatif Sebaran Banjir Rob dan Pembuatan Jalur Evakuasi dalam Mendukung Desa Tangguh Bencana” ini bertujuan mendukung kesiapsiagaan masyarakat melalui pemanfaatan informasi geospasial.
Kegiatan ini diketuai oleh Dr. Agel Vidian Krama, dengan anggota tim Ir. Arif Rohman, S.T., M.T., Ph.D., Ir. Rizky Ahmad Yudanegara, S.T., M.T., dan Akbar Wahyu Nugraha, S.T., M.T. Pelaksanaannya turut melibatkan dua mahasiswa Teknik Geomatika ITERA, Muhammad Khanan Azani dan Muhammad Ariel Saputra, yang berkesempatan menerapkan pengetahuan survei dan pemetaan secara langsung di tengah masyarakat.
Dalam prosesnya, tim bersama warga mengidentifikasi lokasi yang terdampak banjir rob, area genangan, permukiman, serta akses jalan yang berpotensi terganggu. Informasi dari masyarakat kemudian dipadukan dengan data geospasial untuk menyusun peta sebaran banjir rob yang mencerminkan kondisi wilayah dan pengalaman warga dalam menghadapi bencana tersebut.
Peta sebaran banjir rob selanjutnya digunakan sebagai salah satu dasar untuk mengidentifikasi alternatif jalur evakuasi. Proses ini mempertimbangkan jaringan jalan, aksesibilitas, wilayah yang rawan genangan, serta lokasi yang berpotensi menjadi tempat evakuasi yang aman. Pendekatan partisipatif juga memberi ruang bagi masyarakat untuk terlibat dalam mengenali ancaman dan mempertimbangkan langkah evakuasi sesuai dengan kondisi desa.
Ketua tim PkM, Dr. Agel Vidian Krama, menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menghasilkan informasi kebencanaan yang sesuai dengan kondisi setempat. Masyarakat tidak hanya menjadi sumber informasi, tetapi juga berperan aktif dalam mengenali potensi ancaman dan mendukung penyusunan langkah evakuasi.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Teknik Geomatika ITERA berupaya menerapkan keilmuan geospasial untuk mendukung pengurangan risiko bencana di tingkat desa. Peta sebaran banjir rob dan alternatif jalur evakuasi yang disusun diharapkan dapat menjadi acuan awal bagi pemerintah desa dan masyarakat dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman banjir rob.
Leave a Reply