Program Bina Desa, Prodi Teknik Geomatika ITERA Dampingi Digitalisasi Peta Desa Mulyosari

TEKNIK GEOMATIKA ITERA — Program Studi Teknik Geomatika Institut Teknologi Sumatera (ITERA) mendampingi Pemerintah Desa Mulyosari, Kecamatan Pasir Sakti, Kabupaten Lampung Timur, dalam penyusunan peta digital batas antardusun. Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu, 10 Oktober 2026, ini menjadi bagian dari Program Desa Binaan Teknik Geomatika ITERA untuk mendukung pengelolaan informasi kewilayahan berbasis data geospasial.
Kegiatan ini melibatkan dosen, mahasiswa, dan perangkat desa dalam proses pengumpulan serta pemeriksaan informasi mengenai batas antardusun. Tim Teknik Geomatika ITERA yang terlibat antara lain dosen Lea Kristi Agustina bersama Ilyas dan Agung Mahadi Putra Perdana. Sementara itu, Zulfikar Adlan Nadzir bersama tim turut melakukan persiapan dan koordinasi dengan pemerintah desa sebelum kegiatan berlangsung.
Dalam pelaksanaannya, tim menyiapkan peta dasar digital Desa Mulyosari yang memuat informasi batas administrasi desa, jaringan jalan, sungai, serta lokasi fasilitas umum, seperti masjid, musala, fasilitas pendidikan, dan sarana pemerintahan. Peta tersebut digunakan bersama citra satelit Google Earth untuk membantu perangkat desa mencocokkan informasi spasial dengan pengetahuan dan kondisi wilayah yang mereka kenali.

Kepala Desa Mulyosari, H. Kusnadi, bersama tujuh kepala dusun dan perwakilan wilayah turut membahas letak batas antardusun. Melalui diskusi tersebut, perangkat desa menunjukkan lokasi yang diketahui sebagai penanda batas sekaligus mengidentifikasi bagian-bagian yang masih memerlukan klarifikasi lebih lanjut.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Teknik Geomatika ITERA berupaya menerapkan ilmu pemetaan digital untuk mendukung kebutuhan pemerintah desa. Peta yang disusun secara bertahap diharapkan dapat membantu pengelolaan informasi wilayah, koordinasi antardusun, serta perencanaan pembangunan dan pelayanan masyarakat. Meski demikian, informasi batas yang belum terverifikasi tetap memerlukan pemeriksaan lanjutan agar pemanfaatannya sesuai dengan tingkat kepastian data yang tersedia.
Selain mendukung kebutuhan desa, kegiatan ini juga memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa dalam menerapkan ilmu geodesi dan geomatika di tengah masyarakat. Program Desa Binaan menjadi salah satu upaya Teknik Geomatika ITERA untuk menghubungkan kompetensi akademik dengan kebutuhan nyata di bidang pengelolaan informasi kewilayahan.
Leave a Reply